RADAR BENGKULU – Banyaknya jalan rusak yang ada di wilayah Kelurahan Beringin Raya akibat lintasan truk batu bara, ternyata juga dikeluhkan Lurah Beringin Raya, Suwardi. Dia mengungkapkan salah satu jalan yang rusak parah tersebut adalah jalan penghubung dari Jalan Budi Utomo menuju objek wisata Pantai Unib Depan, sebab saat ini jalan itu kondisinya sudah sulit untuk dilalui, apalagi jika turun hujan.
“Kalau saya perhatikan, semakin hari jalan tersebut semakin parah, dan tidak menutup kemungkinan nanti jalan penghubung ke pantai kualo itu lumpuh total. Jadi saya harap, pemerintah segera mengatasinya agar bisa dinikmati oleh masyarakat,” kata Suwardi.
Dia juga menjelaskan Kunci utama dalam memimpin adalah selalu bersifat terbuka pada warga, sebab dengan terbuka antara pemimpin dengan masyarakat, menurutnya akan mendatangkan kemudahan dalam menyelesaikan setiap masalah.
“Saya selalu terbuka terhadap warga saya, baik yang senang maupun duka. Apalagi masalah bantuan yang diberikan pemerintah terhadap kelurahan, saya tidak mau menyimpannya sendirian,” tuturnya kepada Radar Bengkulu, Senin, (1/11).
Dijelaskan lurah yang mulai menjabat Maret 2010 lalu, warga yang dipimpinnya itu sangat kooperatif dan bisa diajak kerjasama, sehingga dirinya tidak menemukan kendala dalam menjalankan tugasnya sebagai pamong di kelurahan itu. “Alhamdulillah warga disini bisa saya ajak kerjasama, jadi belum pernah saya menghadapi masalah yang serius,” tambahnya lagi.
Sukses menjadi pemimpin di kelurahan, tidak membuat bapak 4 anak ini lupa sebagai pemimpin bagi keluarganya. Walau hanya tamat SMA, Suwardi selalu menekankan pada anak-anaknya bahwa pendidikan itu sangat penting, bahkan Suwardi bercita-cita ingin menyekolahkan anaknya sampai sarjana. “Walaupun bapak hanya tamatan SMA, tapi bapak selalu mengimbau anak-anak agar menuntut ilmu setinggi mungkin. Walaupun sudah menyelesaikan S1, kalau bapak masih mampu bapak akan bantu sampai jenjang S2,” ungkapnya dengan penuh harap. (cw14)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar