RADAR BENGKULU – Kelurahan Bentiring yang mempunyai luas 500 Ha memiliki potensi lebih di bidang bedeng batu bata. Pasalnya dari 20 Ha luas tanah tersebut terdapat tanah kosong yang bisa dimanfaatkan untuk batu bata. Jadi tidak heran dari 485 jumlah penduduk kelurahan ini mayoritas mata pencariannya membuat batu bata.
Supratman sebagai kepala Kelurahan Bentiring, menjelaskan dengan banyaknya masyarakat yang membuka usaha bedeng batu bata, bisa membantu dan mendongkrak perekonomian masyarakat setempat. Sebab dengan adanya usaha itu, secara otomatis membuka lapangan kerja bagi warga Bentiring. “Saya rasa dengan banyaknya usaha bedeng batu bata disini bisa menyerap banyak tenaga kerja, karena dalam usaha batu bata tersebut sangat membutuhkan banyak tenaga kerja,” jelas Supratman kepada Radar Bengkulu.
Selain membuka bedeng batu bata, petani juga merupakan profesi dominan masyarakat Bentiring, sebab dari 500 Ha luas kelurahan itu, setengahnya adalah lahan persawahan dan ladang. “Dari luas lahan yang tersedia, masih banyak dimanfaatkan sebagian warga untuk bertani sawah,” tambah Supratman.
Kegiatan yang sedang digalakan saat ini adalah gotong royong yang diikuti oleh seluruh warga dan pegawai kelurahan. Kegiatan ini sengaja dilakukan untuk mengatasi banjir, karena sekitar 20 Ha lahan di kelurahan Bentiring ini masih rawa. “Untuk antisipai saja, sekarang kita adakan gotong royong untuk membersihkan selokan. Karena beberapa wilayah dikelurahan ini masih rawa. Berhubung sekarang musim hujan, kita bersihkan saja sebelum banjir besar,” ujarnya.
Saat ini Kelurahan Bentiring memiliki 17 RT, dan 3 RW dengan jumlah KK sebanyak 976. Menurut Supratman, masyarakat asli yang tinggal dikelurahan ini telah berkurang, karena telah banyak penduduk pendatang. Semantara itu, kelurahan ini juga telah memiliki fasilitas pendidikan mulai dari TK hingga SMA. Tidak hanya memiliki fasilitas dalam bidang pendidikan, kelurahan ini juga telah memiliki 2 buah puskesmas pembantu. (cw14)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar