oke deh

Gayus Akui Terima $3,5 Juta dari Alif Kuncoro Pengacara KPC, Aji Wijaya, "Itu kan hanya pengakuan Gayus. Dalam hukum berlaku prinsip siapa yang mendalilkan, dia yang harus membuktikan." BERITA TERKAIT Gayus Tambunan Berharap Bebas Gayus Tambunan Menyesal 'Salah Jalan'

Kamis, 04 November 2010

2014, Unib Luluskan Dokter Baru

RADAR BENGKULU- Universitas Bengkulu (Unib) akan menghasilkan lulusan Sarjana Kedokteran tahun 2014 mendatang. Pendidikan dokter ini telah berdiri pada tahun 2008, namun untuk penerimaan mahasiswa angkatan pertama dimulai tahun 2009. Kini ada 100 mahasiswa, yang terdiri dari angkatan 2009 berjumlah 47 orang sementara itu angkatan 2010 berjumlah 53 orang.
Karena gedung untuk tempat belajar calon-calon dokter ini belum selesai, untuk sementara mereka masih memakai gedung transito. Selain itu juga mereka menggunakan Gedung Bersama (GB) 4. Untuk belajar praktikum mereka sudah mempunyai beberapa laboratorium sendiri. Yaitu laboratorium anatomi. Namun untuk penggunaan mikrosop dan zat-zat kimia untuk sementara masih menginduk pada laboratorium jurusan Agronomi Fakultas Pertanian Unib.
Untuk menunjang proses belajar mengajar, pendidikan dokter ini bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Karena pendikakan dokter di Bengkulu ini masih tergolong muda, pihak universitas mengundang beberapa staf pengajar dari FKUI. Selain itu bekerjasama juga dengan pihak Rumah sakit Umum M. Yunus Bengkulu. Untuk dosen narasumber, diskusi, pembimbing praktikum serta tutor dihadirkan dari pihak RS.
“Ada beberapa staf pengajar yang sengaja kita undang dari FKUI, dan kita juga bekerja sama dengan RMSU M. Yunus. Kita juga mendatangkan beberapa dokter spesialis dari pihak rumah sakit,” jelas Ketua Pengelola Pendidikan Dokter Unib Dr. Sumpono, M.Si. Ditambahkan Sumpono, untuk standar nilai yang harus diraih mahasiswa kedokteran minimum mencapai 2,00. “Itu kita lihat dari IPK, berarti setiap akhir semester genap kita perhitungkan. Apabila ada mahasiswa yang tidak mencapai itu maka terpaksa harus kita keluarkan atau DO,” jelasnya kepada Radar Bengkulu (16/10).
Selain belajar praktikum, mahasiswa juga dibekali bagaimana cara menjadi dokter yang beretika, bermoral dan memegang teguh kode etik kedokteran. Semantara itu untuk meraih gelar “dokter”, mahasiswa diwajibkan terlebih dahulu harus mendapat gelar Sarjana Kedokteran (S.Ked) itu bisa diperoleh setelah menempuh kuliah selama 3 atau 3,5 tahun dan lulus semua mata kuliah. Setelah itu akan ada belajar klinik dasar selama 1,5 atau 2 tahun. Jika mahasiswa telah mampu lulus dalam perkuliahan klinik dasar maka berhak menerima gelar dokter.
“Tapi semua itu tergantung pada masing-masing mahasiswanya. Kalau dia pintar dan mampu pasti bisa mendapat gelar dokter dalam waktu lima tahun,” jelas pria lulusan S2 ITB dan S3 Perancis ini. (cw14)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar