oke deh

Gayus Akui Terima $3,5 Juta dari Alif Kuncoro Pengacara KPC, Aji Wijaya, "Itu kan hanya pengakuan Gayus. Dalam hukum berlaku prinsip siapa yang mendalilkan, dia yang harus membuktikan." BERITA TERKAIT Gayus Tambunan Berharap Bebas Gayus Tambunan Menyesal 'Salah Jalan'

Jumat, 05 November 2010

Mengutamakan Keamanan dan Ketertiban

RADAR BENGKULU – Kelurahan yang mempunyai jumlah penduduk 6.628 jiwa ini mengutamakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Untuk mewujudkannya maka pihak lurah memberikan kewajiban terhadap setiap RT untuk membentuk pos keamanan. Yang setiap malam ada petugas ronda malam. Sehingga kelurahan ini pernah mendapatkan penghargaan sebagai kelurahan terbaik oleh walikota tahun 2009 lalu.
Kelurahan Jalan Gedang saat ini dipimpin oleh Mukhlis, SH memiliki 21 RT dan 5 RW. Dengan luas 185 Ha serta memiliki 1.472 KK yang terdiri dari penduduk menetap dan penduduk pendatang. Namun, untuk penduduk pendatang ada peraturan yang berlaku yaitu harus terlebih dahulu melapor terhadap RT setempat. “jadi apabila ada warga yang ingin berurusan dengan kelurahan harus ada pengantar dari RT, itu sudah menjadi peraturan kita,” jelas Alicia Hutabarat selaku sekretaris umum kepada Radar Bengkulu, Rabu (27/10).
Untuk warga yang tinggal di kelurahan Jalan Gedang sudah mencakup semua tingkatan ekonomi. Mulai dari ekonomi atas, menengah maupun bawah. Ini terbukti dari jenis mata pencarian warga seperti TNI, dokter, PNS, peternak, pengrajin, pedagang, petani, nelayan, buruh dan supir. Sedangkan untuk tingkatan pendidikan mencakup semua akademik. “kalau kita lihat latar belakang pendidikan semua ada disini, mulai dari tamatan SD sampai dengan sarjana. Tapi kalau masalah ekonomi saya rasa semuanya ada, mulai dari bawah sampai atas. Karena orang yang tinggal di komplek itu sudah masuk kategori ke atas,” tambah sekretaris umum lurah ini.
Adapun fasilitas yang dimiliki oleh kelurahan ini sudah termasuk lengkap, yakni memiliki 3 buah TK, 1 SD, 2 SLTP, dan 1 SMA. Selain memiliki fasilitas pendidikan juga memiliki prasarana kesehatan yaitu, puskesmas, posyandu, apotik, praktik dokter dan took obat. Jadi diharapkan dengan kelengkapan fasilitas yang dimiliki kelurahan ini bisa mewujudkan ekonomi kerakyatan, masyarakat yang sehat serta dapat meningkatkan pembangunan ekonomi.
Ditambahkan Alicia Hutabarat, bahwa mayoritas penduduk yang berdomisili dikelurahan ini adalah islam. Oleh karena itu diantara kaum ibu-ibu dibentuk pengajian untuk meningkatkan silaturrahmi sesama warga. Selain itu, kelurahan ini juga membentuk kerjasama dalam bidang gotong royong untuk kebersihan lingkungan. “biasanya gotong royong ini kita laksanakan sekali seminggu untuk kebersihan lingkungan, seperti membersihkan jalan,” katanya.
Ada yang menarik dari kegiatan lurah ini, yaitu melaksanakan kegiatan senam jantung sehat setiap hari minggu. Yang diadakan dilapangan dengan diikuti ibu-ibu RT dan warga sekitar. “itu sudah merupakan kebiasaan ibu-ibu RT sini, tapi tidak hanya untuk ibu RT saja warga yang lain juga boleh ikut kok,” tambah Alicia. (cw14)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar