RADAR BENGKULU- Kelurahan Beringin Raya hingga saat ini masih menjungjung tinggi nilai-nilai keagamaan. Ini terbukti dari kegiatan yang dilakukan masyarakat setempat, yakni dengan dibentuknya kelompok pengajian yang dilaksankan 2 Minggu sekali. Cara pengajian ini dilakukan secara bergilir di rumah masing-masing anggota pengajian. Tidak hanya itu, masyarakat di kelurahan tersebut juga dibentuk Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA). Madrasah ini dikhususkan bagi anak-anak belajar mengaji setiap sore.
Selain memiliki pengajian, Kelurahan yang mempunyai luas 422 ha itu juga terus menjaga menerapkan gotong royong antar sesama warga. Gotong royong ini biasanya dilakukan untuk kebersihan lingkungan, seperti membersihkan jalan dan siring.
Kepala Kelurahan Beringin Raya, Suwardi mengungkapkan kelurahan yang masuk dalam administrasi Kecamatan Muara Bangkahulu ini, memiliki jumlah penduduk sebanyak 2.260 jiwa. Serta memiliki 7 RT dan 2 RW. Namun, dijelaskannya penduduk di kelurahan itu memiliki 3 kategori penduduk yaitu, penduduk menetap, penduduk pendatang serta penduduk sementara. “Karena kelurahan ini sangat dekat dengan Unib jadi sebagian mahasiswa menjadi penduduk sementara di sini, sebab mereka sering berpindah-pindah kos,” ungkapnya.
Untuk menjaga kemanan dan tertib administrasi, maka pihaknya menyarankan mahasiswa mengurus surat keterangan domisili. Namun untuk mendata warga yang baru datang, pihaknya sepenuhnya menyerahkan pada RT masing-masing. “Semua penduduk baru diwajibkan melapor, begitu juga dengan tamu wajib lapor 1x24 jam,” jelasnya.
Suwardi mengungkapkan, untuk mata pencarian penduduk di Kelurahan tersebut bervariasi, mulai dari PNS, buruh, petani, nelayan dan penambang batubara. ”Namun mayoritas adalah petani dan nelayan,” katanya. (cw14)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar