oke deh

Gayus Akui Terima $3,5 Juta dari Alif Kuncoro Pengacara KPC, Aji Wijaya, "Itu kan hanya pengakuan Gayus. Dalam hukum berlaku prinsip siapa yang mendalilkan, dia yang harus membuktikan." BERITA TERKAIT Gayus Tambunan Berharap Bebas Gayus Tambunan Menyesal 'Salah Jalan'

Jumat, 05 November 2010

Jadikan Pasar Permanen! // Pasar Sore Muara Bangkahulu

RADAR BENGKULU – Sejumlah pedagang yang mengais rezeki di pasar swakelola Muara Bangkahulu atau lebih akrab dikenal pasar sore, berharap pasar yang telah beroperasi selama 3 tahun itu menjadi pasar permanen, sama halnya dengan pasar-pasar yang ada di kawasan lainnya di Kota Bengkulu.
Salah seorang pedagang, Syafiin (50) menjelaskan pasar tersebut sudah bisa disamakan dengan pasar lainnya yang ada dikota Bengkulu. Seperti pasar panorama, pasar Minggu dan pasar Pagar Dewa. Dia juga mengungkapkan pasar tersebut sangat strategis sebab berada di tengah-tengah kecamatan. Selain itu, dia juga mengungkapkan pasar tersebut sangat membantu masyarakat sekitar, lantaran untuk membeli kebutuhan sehari-hari masyarakat tidak mesti jauh-jauh lagi. “kenapa pasar disini seperti diasingkan pemerintah. Kami juga ingin disamakan dengan pasar-pasar yang lain, harapan kami pasar ini bisa dipermanenkan,” jelasnya.
Dia menjelaskan, saat ini lokasi pasar tersebut masih berstatus sewa pada pemilik lahan selama 3 tahun. Dia menjelaskan kontrak tersebut juga sudah hampir habis, sehingga mereka merasa kebingungan mau mencari lahan di mana lagi. “Masa sewanya sudah hampir habis, kami sesama pedagang juga belum bermusyawarah lagi. Apakah mau dilanjut kontraknya atau mau dipindah,” ungkapnya.
Dia juga mengungkapkan, jika pasar tersebut dijadikan permanen, maka keuntungannya bukan saja untuk para pedagang. Akan tetapi juga mendatangkan keuntungan untuk Pemda Kota. Sebab sebagian dari uang iuran pedagang akan masuk menjadi PAD Kota. “Selama ini kami kelola sendiri, tapi kalau sudah ada campur tangan pemerintah, pastilah ada iuran dari kami yang masuk sebagai PAD,” jelasnya.
Hal senada juga dituturkan penjaga keamanan pasar, Sian (45). Dia berharap pasar tersebut mendapatkan sentuhan dari pemerintah. Dia menjelaskan sejak dirinya bertugas selama hampir 2 tahun, belum ada kunjungan pemerintah untuk pasar itu. “Tapi kalau Caleg sering datang kesini, itu bukan utusan dari pemerintah melainkan untuk urusan politik,” terangnya. (cw14)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar