oke deh

Gayus Akui Terima $3,5 Juta dari Alif Kuncoro Pengacara KPC, Aji Wijaya, "Itu kan hanya pengakuan Gayus. Dalam hukum berlaku prinsip siapa yang mendalilkan, dia yang harus membuktikan." BERITA TERKAIT Gayus Tambunan Berharap Bebas Gayus Tambunan Menyesal 'Salah Jalan'

Senin, 08 November 2010

RM Ketaping Raya
Idola Pencinta Ikan
//

RADAR BENGKULU – Mungkin orang belum banyak yang mengenal Rumah Makan (RM) Ketaping Raya. RM yang terletak di bawah pohon rindang tepatnya di samping bundaran tapak paderi ini meski terbilang sangat sederhana, namun peminat RM makan ini tidak tanggung-tanggung, bahkan pencinta masakan ikan baik dalam kota maupun luar kota seperti Lebong, Kepahiang, Curup dan Bengkulu Selatan menjadikan RM ini sebagai tempat makan idola mereka.
Sebenarnya RM milik Syamsidi Tanjung (57) ini belum mempunyai nama yang sah. Namun karena RM ini terletak persis di bawah pohon ketaping, oleh pelanggannya diberi nama dengan RM Ketaping Raya. “sebenarnya RM ini belum ada nama tetap, tapi karena pelanggan yang meminta dengan nama Ketaping Raya ya ngak apa-apalah, ada juga yang menyebutnya rumah makan bawah batang. Yang makan di sini juga banyak, ada PNS, polisi, kepala dinas bahkan ada orang-orang dari daerah” jelas Syamsidi pada Radar Bengkulu, Selasa (2/11).
Menu spesial RM itu adalah kepala ikan kakap dan gebur, dengan harga yang ditawarkan mulai Rp 35 ribu per porsi. Selain itu, Syamsidi juga menyediakan udang dengan harga Rp 30 ribu per porsi. Sedangkan untuk ikan bakar, dendeng, rendang dan ayam goreng cukup dengan Rp 9 ribu per potong.
Jika anda berminat menikmati kepala ikan, maka anda wajib datang sebelum pukul 14.00 WIB, sebab jika anda terlambat sedikit saja, maka bisa dipastikan anda tidak akan kebagian. “Paling lama satu jam kepala ikan ini bertahan, jadi siapa yang telat maka tidak akan kebagian,” promosi Syamsidi.
Dijelaskannya masakan tersebut diracik dengan menggunakan bumbu-bumbu spesial yang diracik sendiri. Sehingga menimbulkan rasa khas di lidah pelanggannya. Tentu saja akibatnya semua masakan yang disajikan menjadi laris manis. Karena dagangan yang disediakan Syamsidi selalu habis maka pihaknya tidak pernah menjual kembali makanan yang sudah bermalam. “Insyaallah masakan kami habis terus, jadi setiap hari kami menjual makanan yang baru,” tambahnya.
Kelezatan makanan yang disediakan Syamsidi diakui salah seorang pelanggannya, Seven (45). Dia menjelaskan dirinya minimal makan di RM itu 3 kali dalam seminggu. “Ini tempat favorit saya, sebab masakannya sedap sekali, saya paling suka dengan kepala ikannya,” tuturnya di sela-sela menikmati masakan Syamsidi.
Hal senada juga dituturkan pelanggan lainnya, Yanto. Bahkan dirinya telah berlangganan di RM itu sejak pertama dibuka pada tahun 1995 lalu. “Mungkin saya pelanggan setia warung ini, masakannya enak sekali,” ungkapnya. (cw14)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar